Heran. Jangan-jangan isi blog ini penuh dengan negativity
semua ya. Kok ya nggak ada yang positif-positifnya ya. Hehehe. Tapi biarlah.
Mungkin ini ada baiknya juga. Daripada aura negatif saya keluar di luar.
Mending di sini aja. Tak merugikan sesiapa.
Tapi izinkanlah sayabercerita tentang tetangga kos saya.
Yang edan luar biasa itu. Saya baru menginjak dua pekan tinggal di situ ketika
kejadian ini berlangsung. Mulai pukul delapan malam dia mulai beraktivitas
membuat aneka kue. Dia akan ditemani dengan suaminya. Dan mereka akan
berbincang dengan keras. As if dapur umum kami itu adalah dapur pribadi dan
ruang keluarga mereka. Oh ya, kos saya itu punya dapur bersama. Dan ndilalahnya
dapur itu ada tepat di samping kamar saya. Dan tebaklah sampai jam berapa aktivitas
ini berlangsung? Sampai tengah malam lewat.
Paling tidak dua kali saya mengalami situasi ini. Yang
pertama berlangsung sampai kira-kira pukul satu malam. Yang kedua, lebih parah
lagi. Berlangsung hingga pukul setengah tiga pagi. Saya tak bisa tidur
dibuatnya.
Saya masukkan keluhan dong, kepada penjaga kos. Bahasa
sehalus mungkin. Saya cuma kepingin tahu, berapa lama aktivitas ini akan
berlangsung. Apakah si ibu dan suaminya akan membuat kue selamanya, dan akan
terus memusatkan waktunya pada malam jelang tengah malam. Atau tidak. Nah kalau
iya, saya tak akan melarang mereka. Sungguh. Tapi saya mengalah saja, saya akan
cari kos baru.
Rupanya si ibu penjaga kos menyampaikan keluhan saya. Kata
ibu kos, si tetangga akan menggeser waktu pembuatannya. Ah, syukurlah. Saya tak
perlu mencari kos lagi. Meski pun sudah siap untuk pindah. Bukan apa-apa, saya
enggan berkonfrontasi saja.
Dan tebak saudara-saudara apa yang saya dapatkan pagi ini?
Pagi ini saya diasemin. Huehuehue. Dicemberutin sama si tetangga. Ah untunglah
saya sudah terbiasa dengan situasi ini: Diasemin. Saya sudah sering menerima
perlakuan ini. Jangan tetangga jauh yang tak pernah saya kenal. Dengan teman
yang akrab saja saya pernah diasemin. Jadi kehidupan saya rasanya tak akan
terganggu.
Mudah-mudahan ini final. Tidak ada lagi kejadian buruk
setelah ini. Amin untuk itu
0 komentar:
Posting Komentar