Selasa, 26 Februari 2013

Tetangga


Heran. Jangan-jangan isi blog ini penuh dengan negativity semua ya. Kok ya nggak ada yang positif-positifnya ya. Hehehe. Tapi biarlah. Mungkin ini ada baiknya juga. Daripada aura negatif saya keluar di luar. Mending di sini aja. Tak merugikan sesiapa.

Tapi izinkanlah sayabercerita tentang tetangga kos saya. Yang edan luar biasa itu. Saya baru menginjak dua pekan tinggal di situ ketika kejadian ini berlangsung. Mulai pukul delapan malam dia mulai beraktivitas membuat aneka kue. Dia akan ditemani dengan suaminya. Dan mereka akan berbincang dengan keras. As if dapur umum kami itu adalah dapur pribadi dan ruang keluarga mereka. Oh ya, kos saya itu punya dapur bersama. Dan ndilalahnya dapur itu ada tepat di samping kamar saya. Dan tebaklah sampai jam berapa aktivitas ini berlangsung? Sampai tengah malam lewat.

Paling tidak dua kali saya mengalami situasi ini. Yang pertama berlangsung sampai kira-kira pukul satu malam. Yang kedua, lebih parah lagi. Berlangsung hingga pukul setengah tiga pagi. Saya tak bisa tidur dibuatnya. 

Saya masukkan keluhan dong, kepada penjaga kos. Bahasa sehalus mungkin. Saya cuma kepingin tahu, berapa lama aktivitas ini akan berlangsung. Apakah si ibu dan suaminya akan membuat kue selamanya, dan akan terus memusatkan waktunya pada malam jelang tengah malam. Atau tidak. Nah kalau iya, saya tak akan melarang mereka. Sungguh. Tapi saya mengalah saja, saya akan cari kos baru. 

Rupanya si ibu penjaga kos menyampaikan keluhan saya. Kata ibu kos, si tetangga akan menggeser waktu pembuatannya. Ah, syukurlah. Saya tak perlu mencari kos lagi. Meski pun sudah siap untuk pindah. Bukan apa-apa, saya enggan berkonfrontasi saja.

Dan tebak saudara-saudara apa yang saya dapatkan pagi ini? Pagi ini saya diasemin. Huehuehue. Dicemberutin sama si tetangga. Ah untunglah saya sudah terbiasa dengan situasi ini: Diasemin. Saya sudah sering menerima perlakuan ini. Jangan tetangga jauh yang tak pernah saya kenal. Dengan teman yang akrab saja saya pernah diasemin. Jadi kehidupan saya rasanya tak akan terganggu.
Mudah-mudahan ini final. Tidak ada lagi kejadian buruk setelah ini. Amin untuk itu

0 komentar:

Posting Komentar