Rabu, 27 Agustus 2014

Malam ini sakit lagi

Saya pikir sakitnya nggak bakal segitunya. Ternyata sakit betul. Sakit, meski dari awal saya sudah menekan harapan agar tidak terlalu tinggi. Ah mungkin karena saya telah menjalani proses itu sedemikian panjang. Sudah melalui tahap satu, tahap dua, dan akhirnya masuk tahap akhir, wawancara, dan akhirnya gagal. Dan itu pun jarak waktunya lama sekali.

Akhirnya bayangan saya pun bubar. Tadinya saya sudah bersiap, bahwa project terakhir kantor ini adalah betul untuk yang terakhir kali bersama saya dan kantor ini. Eh ternyata tidak.

Duh tuhan. Saya bingung mesti apa lagi. Sementara saya tak lagi muda.

Brengsek.


Read more »