Rabu, 06 Oktober 2010

soal agama 2

masih soal agama. yang akan saya sampaikan berikut ini adalah salah satu hal yang menjadikan saya agak ragu dengan agama.

kerap kali kalau ada aksi kekerasan, terorisme, dll, semua orang sibuk menyangkal. denial. contohlah yang dilakukan orang-orang jihadis macam imam samudera dan konco-konconya. atau osama bin laden dan cecunguknya yang lain. ketika ada aksi teror dari kaum jihadis ini, maka kalangan islam moderat sibuk menangkal: eits, itu bukan islam kami. itu islam yang menyimpang.

katakanlah yang baru-baru ini melintas di televisi. ya di muka tuan presiden dan tuan-tuan sekalian. sekelompok orang membakar rumah ibadah penganut ahmadiah. atau sekelompok yang lain dengan barbar melarang orang berkumpul--kaum lgbt, orang komunis (meski saya hakkul yakin definisi itu bisa diperdebatkan), dll--bahkan melakukan kekerasan, maka kelompok muslim lainnya juga sibuk menyangkal keterlibatan agamanya dalam aksi keras itu. akidah kaum barbar ini bengkok, begitu katanya. tapi rasanya sulit berkata agama absen di situ.

orang-orang ini, jihadis dan kaum cupet pikiran dan selamanya merasa terancam, adalah bagian besar dari agama. mereka menggunakan referensi-referensi agama sebagai hujjah tindakan yang bodoh dan di luar nalar kemanusiaan. apakah ada yang berani mencap mereka nista dan kafir? keluar dari agama? rasanya tidak.

di surakarta, meski saya hakkul yakin pula tidak semuanya, kaum jihadis disambut bak superhero. akal sehat saya tidak mampu mencerna. maaf.

saya rasa, islam--apa pun labelnya liberal, moderat, bleketek bleketek, mesti mengakui bahwa kaum cupet adalah bagian dari mereka. dan bahwa kaum cupet ini mengambil referensi dari alquran dan sunnah yang sama dengan kaum liberal, moderat, bleketek dan bleketek ini. ini soal yang mesti diselesaikan. yang bermasalah orang atau nash-nya.

di saat yang sama saya juga tidak mampu mencerna penolakan islam mayoritas negeri ini terhadap ahmadiyah. okelah. taruhlah quran mereka berbeda, syahadat mereka berbeda. tapi apakah mereka menganjurkan kekerasan dan peperangan menghadapi orang kafir seperti kaum wahabi-jihadis ini?

0 komentar:

Posting Komentar