This is it! The final moment. The last day at work. Dan sampai sekarang masih nggak juga ngerasa sentimentil. Nggak ngerasa bahwa saya adalah "anak lama" terakhir di divisi ini. Nggak ngerasa juga kalau ini adalah hari terakhir dari hampir sepuluh tahun kerja.
Dari dulu yang saya pelajari dari tiap perpisahan adalah ini: life goes on. Dan organisasi kerja itu jauh lebih tangguh ketimbang saya digabungkan dengan dua, tiga, sembilan, sepuluh orang. Organisasi ini akan jalan terus, bahkan bisa mencapai puncaknya lagi. Dan saya dan mereka yang telah pergi harus pasrah. Tidak bisa menikmati itu.
Jadi karena itu rasanya saya sudah belajar banyak untuk tidak sentimentil. Biarkan saja, waktu berlalu. Ada banyak hal yang bisa saya tuju untuk menyalurkan emosi ini.
Dan dalam kasus saya: saya sedih karena harus kehilangan banyak momen bersama Senja. Berantem, mandi bareng, ngobrol, bacain buku, ngeledek. Itu yang paling saya sesali. Percayalah.
Saya rasanya tidak akan terlalu kehilangan momen ketika kami bermain musik misalkan. Atau bercanda yang tidak penting bersama teman-teman.
Dan ya sudah. Ini hari terakhir saya di kantor ini.
Hari terakhir saya ngeblog dengan fasilitas internet di kantor ini. Dari ruangan ini.
Fiyuh. Mari lanjutkan kehidupan.
Bismillah
0 komentar:
Posting Komentar