Pada matari pertama yang mengerling
Di subuh hari
Selalu kulihat selimut kabut
Yang membawa ayah entah kemana
Surga atau nestapanya
Kadang ingin kuminta saja
Agar dia berhenti menaruh luka pada hatinya
Turun dari kereta
Tak perlu lagi dia berkelana
Sungguhkah bahagia ada pada semua yang sebelumnya tak ada
Atau kita perlu percaya pada hal yang ada di muka
Padang sunyi
Ziarah kelana
Batas tapal yang tak tertera
Di mana sungguhnya kita menaruh tali kekang
Duh ayahda
Ooo hatiku oo hatiku
Kita tahu tak perlu tangga
Untuk mengantar seorang pada nirwana
Untuk itu dia cuma perlu tiada terjaga
Dan menganga
Pada kursi-kursi kosong oto antarkota
Oh maka berpeluklah kita
Yang erat
Dijabat
Karena kita memutuskan untuk percaya
Dan berpegangan pada hari esok lusa
0 komentar:
Posting Komentar