Jumat, 27 September 2013

Bisnis Suci

Barusan scrolling akun sosial bekas bos. Sedih membacanya. Silang pendapat yang keras yang bikin kepala panas. Saya rasanya sempat ikutan panas. Sebab saya tahu yang dituding-tuding itu bekas bos saya. Saya tahu dia orang baik. Jalannya lurus. Tak tega rasanya kalau orang begitu mendapat perlakuan sebegitu keras.

Tapi saya juga tahu bagaimana manajemen yang dia kelola tak sebegitu eloknya. Gemuk, keras kepala, dan cenderung tidak ada kontrol yang jeli. Itulah yang menurut saya membuat dia terjerembab.

Saya semakin pesimistis pada mereka yang terjun pada bisnis suci.

0 komentar:

Posting Komentar