Senin, 24 September 2012

Depresi

Awal pekan ini terasa agak sesak buat saya. Satu-satunya yang membuat saya tidak depresi rasanya cuma ingatan liburan ke Garut kemarin. Itu saja. Capenya pwoll, tapi senengnya juga tak terkira. Di luar itu, pekan ini terasa tidak mengenakkan.

Hal yang bikin saya gering utamanya adalah soal kerjaan (baru). Meski tidak ada pemberitahuan formal, rasanya saya sudah pasti tidak dipanggil untuk pekerjaan yang baru itu. Kecewa? Sangat rasanya. Karena harapan saya cukup tinggi untuk pekerjaan ini. Meski saya bilang berulang-ulang kali: 'jangan berharap.. jangan berharap.. jangan berharap,'

Dan ya sudah. Suami teman saya--yang memberikan info soal pekerjaan ini, yang juga bekerja di perusahaan itu--memberi tahu kalau rekrutan baru akan bekerja mulai pekan ini. Dan saya boro-boro bekerja, dipanggil saja tidak. Dan ya sudahlah.

Saya masih kecewa, sebenarnya.

Hal yang bikin saya sesak lainnya adalah saya rasanya sudah begitu siap untuk meninggalkan pekerjaan ini. Sampai kebosanan dan ketidaknyamanan tidak saya reken. Saya telan dengan semangat, dengan pengharapan kondisi seperti ini akan segera berakhir. Tapi ternyata saya gagal meninggalkan ini semua. Ah rasanya tak enak betul, harus mengatasi lingkungan kerja yang kadung membosankan dan tidak nyaman ini.



0 komentar:

Posting Komentar