Jumat, 13 Agustus 2010

sakit

minggu ini kembali lagi terdera sakit. nggak enak. monyonghailah. saya nggak suka kondisi begini, karena rasanya nanggung aja. kenapa nggak sekalian sakit parah *tapi ya tuhan jangan cabut dulu nyawaku*. kan lumayan dapet uang asuransi, saya bisa istirahat total, memutus sejenak siklus hidup yang mungkin terasa membosankan dan melelahkan. ah mungkin saja dalam periode saya terbujur di rumah sakit, karena sakit saja *ya tuhan, saya mohon kepadamu jangan cabut dulu nyawaku* saya mendapatkan pencerahan ke arah yang lebih baik. ah siapa tahu saya menjadi manusia yang bertakwa *ahahahay*.

sementara kalau sakit nanggung seperti ini ya sama saja. badan dan pikiran tidak bisa diajak rehat. tapi mau kerja juga kok ya lemes.

ah agak sedikit heroik, saya mau cerita. settingnya di jakarta *ya iyalah* kurun tengah sampai akhir juli. ceritanya citra diberi tugas ikut konferensi keanekaragaman hayati di bali. seminggu. sebelum citra berangkat, ini badan udah terasa nggak enaknya. tapi ya sudahlah. perjalanan ini sudah dirancang sejak lama.

nah kebetulan juga di kantor saya sedang ada proyek besar. dan kita sedang di ambang pintu eksekusi. nggak mungkin saya nggak masuk. jadilah badan kojor itu dipaksa bekerja dan mengurus anak. untungnya masih numpang di rumah mertua, masih bisa minta tolong jaga-jaga senja. saban magrib atau kondisi ruang terlalu dingin, pasti saya meriang dan badan drop. paling nggak dua kali tengah malam saya menggigil tanpa alasan dan sebab yang jelas *halah monyong, lebay ah*.

tengah minggu, cek darah. ketahuan saya positif salmonella paratyphi BH dengan kadar 1/320. kata mertua, ya mesti minum obat, dan istirahat. saya berasumsi: ah nggak terlalu mengkhawatirkan.

mulai tengah pekan rutin minum obat hasil rekomendasi mertua. dan menjelang pelaksanaan alhamdulilah badan baikan. acaranya sukses.

beberapa hari setelah pelaksanaan, saya bertemu teman-teman Lembaga Bahasa UI. ada seorang ibu, dosen kedokteran dan ada seorang mahasiswi kedokteran juga. jadilah kami berbincang-bincang. saya ditanya sakit apa. saya cerita bla bla bla. lalu sampai pada pertanyaan berapa kadar salmonella paratyphi itu. nah saya bilanglah 1/320. weits mereka langsung bereaksi, itu mah sangat tinggi. yang ditoleransi ya dalam angka belasanlah.

fiuh. saya bersyukur. untung masih belum lewat

0 komentar:

Posting Komentar